Buruan Cek Bansos Dari Pemprov DKI Pakai Beras Premium

TEKNOMUDA.COM – Cek penerima bansos beras 10 kg per keluarga penerima manfaat selama PPKM level 4 lewat corona.jakarta.go.id/id/informasi-bantuan-sosial

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan secara resmi meluncurkan bantuan sosial untuk masyarakat berupa beras 10 kilogram pertiap kartu keluarga (KK).

“Keberangkatan truk beras ini, akan dikirimkan kepada warga masyarakat yang berada di Kelurahan Cakung Barat dan Cakung Timur. Penyaluran bantuan sosial ini sebanyak 5.000 ton,” ucap Anies Baswedan dilansir dari @dinsosdkijakarta, Kamis (29/7/2021).

Anies Baswedan menjelaskan bahwa ini merupakan bantuan untuk masyarakat DKI Jakarta.

“Total penerima bantuan sebanyak 1.007.379 KK yang akan disalurkan. Ini merupakan bantuan yang sebelumnya masyarakat terima sebesar Rp 600.000 perbulan,” tulis Anies.

Anies berharap dengan adanya bantuan ini, dapat membantu masyarakat di tengah pandemi covid-19 yang masih melanda DKI Jakarta.

Seperti diketahui, bahwa salah satu syarat utama penerima bantuan sosial (bansos) adalah warga yang sudah menerima vaksin covid-19, Hal tersebut dilansir dari @dkijakarta dan @dinsosdkijakarta.

Beras yang dibagikan kepada masyarakat merupakan beras premium yang berasal dari Gabungan Kelompok Tani  (Gampoktan) yang berada di Indramayu, Karawang, Lampung, Ngawi, Sumedang dan Garut.

Gubernur DKI Jakarta imbau kepada masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi covid-19, agar dapat menerima bantuan sosial yang diberikan oleh DKI Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta memastikan bahwa beras yang disalurkan kepada masyarakat memiliki kualitas yang baik diterima oleh warga DKI Jakarta.

Seperti penerima bantuan sosial tunai (BST) tahap 5 dan 6, BSNT/ bantuan beras Pemprov DKI  diberikan kepada 1.007.379 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Namun dari jumlah tersebut, sebanyak 99.743 KK belum dapat diberikan karena diketahui adanya potensi duplikasi dengan penerima bansos non tunai berupa beras dari Kementerian Sosial RI.

Saat ini data tersebut sedang dilakukan pemadanan oleh Kementerian Sosial RI

“Masing-masing KK akan menerima 10 kilogram beras jenis premium,” kata Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Premi Lasari, Rabu (28/7/2021).

Premi mengatakan, pembagian beras akan dilakukan pada 29 Juli-17 Agustus 2021.

Penyaluran beras dilakukan oleh Perumda Pasar Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya sampai tingkat RT dan RW, yang selanjutnya disalurkan sampai kepada KPM oleh perangkat RT dan RW.

“Kami sudah mempunyai data by name by address (BNBA) KPM BSNT, yang hari ini (28/7) disampaikan kepada penyedia, yaitu Pasar Jaya dan Food Station untuk disalurkan pada titik lokasi RW,” ujarnya.

“Kemudian RW akan kembali melakukan pengecekan jumlah dan kondisi paket, lalu  menandatangani Berita Acara Pemeriksaan dan Serah Terima (BAPST), dan disalurkan kepada KPM sesuai BNBA,” imbuhnya.

Dia mengatakan, perangkat RT dan RW telah diinformasikan terkait bansos tersebut sehari sebelum disalurkan.

Karena itu, perangkat RT dan RW diharapkan dapat menghubungi KPM yang pindah alamat untuk datang mengambil beras sesuai jadwal dan menandatangani tanda terima telah menerima beras.

“Apabila KPM susah dihubungi, maka perangkat RT dan RW dapat mengembalikan beras kepada Perumda Pasar Jaya/ PT Food Station Tjipinang Jaya,” jelasnya.

Menurut Premi, BSNT diberikan kepada masyarakat yang ada di lima kota administrasi dan Kabupaten Kepulauan Seribu mencapai 907.616 KK.

Rinciannya, Jakarta Pusat sebanyak 50.526 KK, Jakarta Utara ada 181.367 KK, Jakarta Barat 73.948 KK, Jakarta Selatan ada 142.029, Jakarta Timur 457.250 KK dan Kepulauan Seribu sebanyak 2.496 KK.

Perlu diketahui, bagi penerima BSNT/Bantuan beras Pemprov DKI Jakarta ini dianjurkan sudah divaksin, sesuai Perpres Nomor 14 tahun 2021.

Selanjutnya bagi penerima bantuan sosial non tunai beras yang belum divaksin dihimbau agar melaksanakan vaksinasi covis-19 di sentra vaksin terdekat sesuai domisili.

Informasi lebih lanjut terkait daftar penerima beras dapat dilihat pada situs  corona.jakarta.go.id/id/informasi-bantuan-sosial.

Pelaksanaan distribusi BSNT/Bantuan beras Pemprov DKI akan terus dimonitor oleh wali kota dan bupati setempat, Satpol PP, camat, hingga lurah, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat 5M.

Jika terdapat penyalahgunaan bantuan saat pencairan maupun penyaluran bantuan sosial, masyarakat dapat mengadukan ke Dinas Sosial melalui call center dinas sosial di nomor 022- 22684824 , aplikasi JAKI, kanal CRM Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (media sosial @DKIJakarta) dan website corona.jakarta.go.id.

Originally posted 2021-07-30 11:41:32.

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

Bansos Dki - atau ,Bantuan Sosial Tunai- atau ,Cek Bansos - atau