Dapat 300rb Perbulan, Begini Cara Daftar Kartu Anak Jakarta (KAJ)

TEKNOMUDA.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sosial mencairkan dana bantuan sosial Kartu Lansia Jakarta ( KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta ( KPDJ) dan Kartu Anak Jakarta ( KAJ) periode April-Juni 2021 Tahap 2 pada Jumat 6 Agustus 2021.

Periode bantuan ini adalah April, Mei dan Juni 2021.

Adapun besaran bantuan yang diterima untuk KLJ Rp 600 ribu per bulan. Sedangkan, KPDJ dan KAJ sebesar Rp 300 ribu per bulan.

Dana tersebut disalurkan melalui Bank DKI dan dapat dicairkan di ATM Bank DKI mana pun dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Cara Daftar Kartu Anak Jakarta (KAJ)

Penerima KAJ ditetapkan melalui musyawarah Kelurahan di wilayah masing-masing yang kemudian diverifikasi dan divalidasi oleh Pusdatin Jamsos Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.

Jadi, penerimanya bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS.

Setiap anak berhak atas kehidupan yang sejahtera dan mendapatkan perlindungan dari lingkungan tempat ia tumbuh.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 96 Tahun 2019 Tentang Pemberian Bantuan Sosial untuk Pemenuhan Kebutuhan Dasar Bagi Anak.

Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta memberikan bantuan sosial untuk anak melalui Kartu Anak Jakarta (KAJ).

KAJ ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar anak seperti susu, makanan bergizi, dan keperluan penunjang lainnya yang mendukung tumbuh kembang anak.

KAJ diberikan dalam bentuk uang sebesar Rp300 ribu per bulan dan dapat dicairkan melalui ATM Bank DKI.

Tak hanya dana tunai, manfaat lain yang didapatkan penerima KAJ adalah gratis naik TransJakarta, kemudahan membeli pangan bersubsidi, hingga terdaftar secara otomatis sebagai anggota JakGrosir.

Lalu, seperti apakah kriteria penerima KAJ? Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 96 Tahun 2019, seorang anak berhak menerima bantuan sosial jika:

TRENDING:  Resiko Mencetak Sertifikat Vaksin Di Jasa Pencetakan

– Anak Usia Dini berusia 0 (nol) sampai dengan 6 (enam) tahun;

– Memiliki NIK daerah serta bertempat tinggal/berdomisili di Jakarta;

– Terdaftar dan ditetapkan dalam Data Terpadu Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu; dan

– Berada di luar Panti Sosial Pemerintah dan Pemerintah Daerah.

Pemberian KAJ juga dapat dihentikan apabila anak :

– Meninggal dunia;

– Pindah tempat tinggal ke luar daerah;

– Menggunakan bantuan bukan untuk pemenuhan kebutuhan dasar; dan/atau

– Tidak lagi memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.

Syarat KAJ Harus Terdaftar KIA

Khusus bantuan Kartu Anak Jakarta (KAJ), maka syarat utama adalah anak harus terdaftar dan memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).

Kartu Identitas Anak atau KIA diterbitkan bagi penduduk Warga Negara Indonesia atau WNI, penduduk Orang Asing (OA) dan anak berkewarganegaraan ganda, yang berusia kurang dari 17 tahun dan belum pernah kawin.

Masa berlaku KIA untuk anak berusia kurang dari 5 tahun adalah sampai anak berusia 5 tahun.

Sedangkan KIA untuk anak berusia  di atas 5 tahun adalah sampai anak berusia 17 tahun kurang dari 1 hari.

Dikutip dari laman resmi Disdukcapil Pemprov DKI Jakarta, penerbitan KIA terdiri atas:

– Penerbitan KIA baru

– Penerbitan KIA karena habis masa berlakunya

– Penerbitan KIA karena pindah datang

– Penerbitan KIA  karena hilang atau rusak

Penerbitan KIA bagi anak yang belum memiliki NIK dan Akta Kelahiran, maka proses penerbitan KIA dilakukan bersamaan dengan proses penerbitan NIK, KK, dan Akta Kelahiran..

Sementara itu, penerbitan KIA karena pindah datang maka proses penerbitan KIA dilakukan satu paket dengan proses penerbitan Surat Keterangan Pindah Datang (SKPD) dan KK.

Persyaratan KIA

TRENDING:  Download Kumpulan Twibbon Memperingat Hari Sumpah Pemuda

Penerbitan KIA bagi anak usia kurang dari 17 (tujuh belas) tahun dan belum memiliki NIK dan/atau akta kelahiran, bersamaan dengan persyaratan penerbitan biodata penduduk/NIK dan Kutipan Akta Kelahiran.

Penerbitan KIA bagi anak usia kurang dari 5 (lima) tahun dan sudah memiliki akta kelahiran, dilaksanakan setelah memenuhi persyaratan:

– Fotokopi Kutipan Akta Kelahiran

– KK

– KTP orang tua

– Dokumen perjalanan, bagi penduduk OA

Sementara itu, penerbitan KIA bagi anak usia dari 5 (lima) tahun sampai dengan usia 17 (tujuhbelas) tahun kurang satu hari dan sudah memiliki akta kelahiran, dilaksanakan dengan memenuhi persyaratan:

-Fotokopi Kutipan Akta Kelahiran

– KK

– KTP orang tua

– Dokumen perjalanan, bagi penduduk OA

– Pasfoto anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 (dua) lembar

Penerbitan KIA karena hilang atau rusak dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

– Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian, bagi KIA yang hilang

– KIA lama yang rusak, jika karena rusak

– KK

– Dokumen perjalanan RI

– Dokumen perjalanan dan ITAP, bagi Penduduk OA

– pas foto anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 (dua) lembar, bagi anak berusia lebih dari 5 tahun

Penerbitan KIA karena pindah datang bagi Penduduk WNI dan OA Pemilik ITAP, dengan memenuhi persyaratan  sebagai berikut:

– KIA lama

– KK

– Dokumen perjalanan RI

– Dokumen perjalanan dan ITAP, bagi penduduk OA

– pas foto anak berwarna ukuran 2 x 3 sebanyak 2 (dua) lembar, bagi anak berusia lebih dari 5 tahun