Pengertian Time Frame atau Durasi dalam Trading Bitcoin

Pengertian Time Frame atau Durasi dalam Trading Bitcoin – Kerangka waktu atau durasi adalah sesuatu yang perlu dipertimbangkan saat menganalisis grafik. Dalam Trading bitcoin dan aset keuangan lainnya, penting untuk diketahui bahwa analisis grafik sangat penting untuk memahami aspek teknis.

Sementara banyak pendatang baru yang tidak menyadari pentingnya dan perbandingan penggunaan istilah tersebut. Ini karena masih banyak yang percaya bahwa satu kerangka waktu atau durasi menggambarkan situasi pasar secara keseluruhan. Sementara itu, setiap kerangka waktu dapat menggambarkan situasi dan hasil analisis yang berbeda.

Ada beberapa time frame atau durasi yang sering digunakan, yaitu 5 menit, 15 menit, 1 jam, 4 jam, 1 hari, 1 minggu dan 1 bulan chart. Tidak ada batasan penggunaan grafik untuk analisis, tetapi secara umum, durasi adalah waktu yang paling sering digunakan.

Biasanya dalam menganalisa bitcoin, kebanyakan trader menggunakan chart yang memudahkan untuk melihat pergerakan biaya. Bagan tersebut dibagi menjadi beberapa periode dimana terdapat grafik dalam durasi, menit, jam, hari, minggu, bulan, apalagi tahun.

Jika chart yang digunakan adalah chart 1 jam, maka maksimal 1 candle mencerminkan 1 jam. Candlestick 1 jam biasanya dibuat dari candlestick 2 30 menit atau candlestick 4 15 menit karena anatomi candlestick

Periode waktu ini mudah digunakan dengan grafik candlestick. Ini karena setiap candle dalam grafik mencerminkan durasi grafik.

Biasanya rasio candlestick pada periode grafik yang berbeda memiliki kontinuitas satu sama lain dan biasanya tetap besar dari waktu ke waktu, sehingga pergerakannya normal.

Keesokan harinya, dimulai dari candle 1 jam, akan banyak candle saat durasi bergerak melewati 1 jam dimana ilustrasi pada 11.00 WIB dan 12.00 WIB memiliki candlestick tersendiri. Alhasil, jika durasi berubah menjadi 1 jam, biasanya candle akan naik dan kemudian membuat grafik side-by-side.

TRENDING:  Harga Emas Antam Melonjak Naik Rp 7.000 per Gram

Durasi mengkonfirmasi tipe trader
Lamanya waktu ini sangat perlu dipahami untuk bisa menentukan strategi dan tipe trader yang akan dipilih. Ada serangkaian durasi khusus yang digunakan untuk membuka dan menutup posisi saat berdagang.

Ada 4 jenis yang bisa digunakan yaitu scalper, day trader, swing trader dan position trader. Keempat tipe ini hanya berbeda dari segi durasi atau time frame yang digunakan namun cukup yakin dengan profit dan budget yang akan disediakan.

Spekulan sering menggunakan kerangka waktu durasi atau menit terutama per detik dalam posisi Trading mereka. Pedagang harian menggunakan periode menit dan jam yang biasanya tidak melebihi satu hari.

Swing trader menggunakan durasi setiap hari yang dapat diatur sebelum likuidasi dalam beberapa hari. Akhirnya, trader posisi biasanya memposisikan posisi mereka selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

Biasanya terus menjadi besar dari waktu ke waktu, dan terus menjadi uang besar. Namun penting untuk diketahui bahwa mereka akan terus tumbuh secara eksponensial dari waktu ke waktu dan jumlah modal yang harus dikeluarkan, terutama saat menggunakan leverage atau limit.

Strategi Trading Bitcoin Multi Time Frame

Dalam Trading Bitcoin itu sendiri, terlepas dari jenis pedagangnya, ada strategi yang bergantung pada sebagian kecil dari durasi beberapa grafik atau analisis beberapa kerangka waktu. Analisis ini menggunakan beberapa grafik untuk mengetahui kemungkinan terbaik dalam menentukan harga suatu posisi.

Dalam strategi ini, pedagang biasanya menggunakan aksi harga asli atau strategi aksi harga bersama dengan dukungan dan resistensi atau mengidentifikasi batas atas dan bawah yang sesuai dengan jenis waktu yang disukai setiap saat. Ada 3 time frame atau periode yang biasa digunakan dalam strategi analisis ini.

TRENDING:  Berikut Pengertian Trading, Jenis Dan Keuntungannya

Waktu Durasi Awal (Maks.)

Biasanya durasi ini cukup lama, dan sebagai klarifikasi jika tipe tradernya adalah day trader, durasi ini akan menggunakan durasi atau time frame setiap harinya.

Manfaatnya adalah melihat pergerakan atau arah Bitcoin sebelum membuka posisi untuk mengetahui lebih jelas kemana arahnya saat ini.

Waktu Durasi Kedua (Rata-rata)

Yang kedua biasanya jangka waktu ini digunakan untuk membuat batas atas dan bawah seperti kemampuan untuk memasuki posisi atau tempat untuk menentukan stop loss atau keamanan dan tempat untuk mengumpulkan keuntungan. Jika periode awal menggunakan durasi untuk setiap harinya, maka durasi atau time frame disini biasanya 4 jam hingga satu jam.

Waktu Durasi 3 (pendek)

Waktu Terakhir adalah menonton verifikasi yang biasanya menggunakan time frame 15 menit sampai 5 menit. Pada chart ini biasanya trader memastikan verifikasi dengan melihat pola candlestick atau pola pergerakan chart agar lebih percaya diri pada posisinya.

Kebanyakan trader sering menggunakan strategi ini untuk memberikan analisis yang lebih dalam sebelum membuka posisi. Strategi ini juga menjelaskan manfaat mengendalikan time frame atau kerangka waktu saat trading bitcoin.

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci

Cara Trading ,Pengertiam Time Frame